RSS

Analisis-web-E-commerce

tugas-analisis-web-Seprian Fairnanto

Silakan Download  => tugas-analisis-web-Seprian Fairnanto

BAB 1

 PENDAHULUAN

1.1          Latar Belakang

Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, informasi merupakan salah satu bagian terpenting dalam kehidupan. Salah satu cara penyampaian informasi yakni dengan media Internet melalui website. Ada banyak tujuan dalam pembuatan website disesuaikan dengan tujuan organisasi maupun pribadi. Dalam pembuatan website yang baik, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar maksud dan tujuan (informasi) dari website tersebut bisa tercapai dan tidak membuat pengunjung bingung atau malas untuk mengunjungi web tersebut. Hal – hal yang perlu diperhatikan yakni : usability, user experience, dan user interface sehingga membuat situs kita menjadi nyaman untuk dikunjungi. Dengan memperhatikan ketiga hal tersebut, akan dilakukan analisis terhadap situs www.djarum-super.com.

1.2          Fungsi dan Tujuan

Fungsi dan Tujuan :

  1. Mengetahui aspek – aspek penyusun sebuah website yang baik.
  2. Memberikan masukan bagi website tersebut mengenai hal – hal yang dirasa masih perlu dilakukan perbaikan atau perubahan.

BAB 2

TINJAUAN PUSTAKA

 

            2.1 Interaksi Komputer dan Manusia

                Interaksi Komputer dan Manusia adalah  ilmu yang mempelajari interaksi antara komputer dan manusia yang biasa terjadi pada user interface dimana termasuk interaksi dengan software dan hardware(Association for Computing Machinery).

Tujuan utama dari Interaksi komputer dan Manusia adalah untuk memperbaiki interaksi antara komputer dan manusia dengan membuat komputer lebih bermanfaat sesuai dengan keinginan pengguna. Lebih spesifik lagi, Interaksi Komputer dan Manusia terkait dengan :

  • Metode dan proses untuk mendesain interface.
  • Metode untuk mengimplementasikan interface (software toolkits and libraries; penggunaan algoritma yang lebih efisien)
  • Teknik untuk mengevaluasi dan membandingkan interface.
  • Mengembangkan interface yang baru dan teknik interaksi.
  • Mengembangkan gambaran dan prediksi dari model serta teori interaksi

 

2.1.1 Usability

Usability adalah sebuah atribut yang merujuk kepada seberapa mudah sesuatu digunakan. Lebih spesifik lagi, merujuk kepada seberapa cepat seseorang belajar untuk menggunakan sesuatu, seberapa efisien penggunaannya, seberapa lama dapat diingat, berapa kesalahan yang dilakukan, dan berapa lama seseorang suka untuk menggunakannya (Jakob Nielsen ,Prioritizing Web Usability). Tujuannya yakni :

  1. Efektif digunakan
  2. Efisien digunakan
  3. Aman digunakan
  4. Punya utility yang baik
  5. Mudah dipelajari
  6. Mudah diingat bagaimana menggunakannya

Usability didefinisikan melalui lima komponen yakni :

  1. Learnability

Learnability menjelaskan tingkat kemudahan pengguna untuk memenuhi task-task dasar  ketika pertama kali mereka melihat/menggunakan hasil perancangan.

  1. Efficiency

Efficiency menjelaskan tingkat kecepatan pengguna dalam menyelesaikan task-task setelah mereka mempelajari hasil perancangan.

  1. Memorability

Memorability menjelaskan tingkat kemudahan pengguna dalam menggunakan rancangan dengan baik, setelah beberapa lama tidak menggunakannya.

  1. Errors

Errors menjelaskan jumlah error yang dilakukan oleh pengguna, tingkat kejengkelan terhadap error dan cara memperbaiki error.

  1. Satisfaction

Satisfaction menjelaskan tingkat kepuasan pengguna dalam menggunakan rancangan.

Menurut Jakob Nielsen dalam bukunya  Prioritizing Web Usability terdapat dua belas hal yang harus diperhatikan dalam membangun sebuah website, yakni :

  1. Nothing to Hide
  2. The Web User Experience
  3. Revisiting Early Web Usability Findings
  4. Prioritizing Your Usability Problems
  5. Search
  6. Navigation and Information Architecture
  7. Readability & Legibility
  8. Writing  for the Web
  9. Providing Good Product Information
  10. Presenting Page Elements
  11. Balancing Technology with People’s Needs
  12. Design That Works

 

2.1.2 User Experience

Pengalaman tentang menjelajahi web seseorang dibentuk oleh banyak faktor, faktor – faktor tersebut antara lain :

  1. Bagaimana sebuah web didesain sesuai keinginan
  2. Kemampuan dan keterbatasan,
  3. Isi dan tampilan web
  4. Fungsionalitas website.

Beberapa faktor diatas penting dalam pengembangan agar pengguna mendapatkan pengalaman yang efisien, efektif dan menyenangkan. Sebuah situs yang baik, harus memperhatikan para penggunjungnya dalam memakai situsnya, artinya website disesuaikan dengan target pengunjungnya dan kemudahan dalam pemakaian sehingga pengunjung tidak mengalamai kesulitan. Dalam pembagiannya User experience dibedakan menjadi 3 tingkatan yaitu beginners, intermediate dan expert. Desain dari sebuah web sebaiknya fokus pada pengguna dengan tingkat kemampuan intermediate.

2.1.3 User Interface

Secara umum user interface merupakan bagian dari komputer dan softwarennya dimana seseorang dapat melihat, mendengar, menyentuh, berbicara. User interface memilki dua komponen dasar yakni : input dan output. Input adalah bagaimana seseorang berkomunikasi dengan komputer tentang keinginannya. Beberapa alat input yang umum yakni : keyboard, mouse, trackball, one’s finger(untuk layar sentuh), dan one’s voice(untuk instruksi berdasarkan suara). Output adalah bagaimana komputer

memberikan hasil dari hasil perhitungan dan kebutuhan yang diperlukan pengguna.

Jika melihat kebanyakan Website komersial yang ada sekarang, dapat ditemukan bahwa user interface yang dirancang tidak dapat (gagal) menyampaikan tujuan yang diinginkan kepada pengunjung, bahkan dengan user interface didapatkan hal – hal sebagai berikut :

  • Pengguna merasa dibodohi
  • Menyebabkan pengguna melakukan kesalahan fatal
  • Membutuhkan terlalu banyak usaha untuk melakukan hal yang efisien
  • Tidak memberikan pengalaman yang menyenangkan

Oleh karena itu, perancang website dituntut untuk bisa merancang interface website sebaik mungkin sehingga hal – hal diatas tidak terjadi dan tujuan dari pembuatan website bisa tercapai.

2.2 Website

Website merupakan dokumen yang tersimpan dalam web server yang memiliki jenis dan topik tertentu. Webpage atau yang lebih kita dengar sebagai homepage, adalah suatu halaman khusus dari situs web tertentu yang tersimpan dalam bentuk file. Dalam homepage tersimpan informasi dan link yang menghubungkan informasi ke informasilain baik itu page yang sama atau pun web page lain pada web site yang berbeda.

Fungsi – fungsi website :

  1. Fungsi komunikasi

Situs web yang mempunyai fungsi komunikasi pada umumnya adalah situs web dinamis Karena dibuat menggunakan pemrograman web maka dilengkapi fasilitas yang memberikan fungsi-fungsi komunikasi, seperti web mail, form contact, chatting, forum, dan yang lainnya.

  1. Fungsi informasi

Situs web yang memiliki fungsi informasi pada umumnya lebih menekankan pada kualaitas bagian content atau isinya karena tujuan situs tersebut adalah menyampaikan isinya. Situs ini biasanya berisi teks dan grafik yang dapat di download denagn cepat. Isi yang terdapat pada web yang memiliki fungsi ini biasanya berupa news, profile company, library, reference dan lain lain.

  1. Fungsi entertainment

Web dikatakan memiliki fungsi entertainment ketika digunakan sebagai sarana hiburan. Beberapa fasilitas yang memberikan fungsi hiburan adalah game online, film, music, dan sebagainya

  1. Fungsi transaksi

Situs web dapat dijadikan sarana transaksi bisnis, baik barang ataupun jasa. Situs web ini menghubungkan perusahaan, konsumen, dan komunitas tertentu melalui transaksi elektronik.

Jenis – jenis website :

  • Corporate Sites

Yaitu web site yang menekankan informasi suatu perusahaan dalam bentuk company profile di internet.

  • Education Sites

Yaitu web site yang menyediakan informasi kegiatan pendidikan dari suatu lembaga pendidikan baik SD, SMP, SMU,

Sekolah Tinggi, Akademi maupun Universitas

  • E-learning Sites

Yaitu web site yang menyediakan informasi sistem pengajaran, sistem pelatihan, berbasis internet. Dengan E-Learning masyarakat terutama insan pelajar dapat mengikuti kegiatan belajar secara online melalui internet.

  • E-Commerce

Yaitu web site yang menyediakan informasi produk dalam bentuk katalog online dan dilengkapinya dengan sistem order

transaksi online.

  • Portal Sites

Yaitu jenis web site yang banyak sekali memiliki fasilitas dan fitur, sehingga terbentuklah suatu komunitas online dari web site tersebut.

  • Personal

Situs personal merupakan situs yang memiliki tujuan untuk mempromosikan atu menginformasikan tentang seseorang.

 

BAB 3

ANALISIS WEB DJARUM-SUPER

 

3.1 Web Djarum Super

Djarum Super merupakan merk rokok terdaftar yang diproduksi oleh PT Djarum Kudus. Rokok Djarum Super pertama kali diperkenalkan ke masyarakat pada 1981.  Sejak awal, Djarum Super disambut baik oleh masyarakat. Hal ini bisa dilihat dari angka penjualan yang terus meningkat dari waktu ke waktu. Hingga pada 1989, Djarum Super dinobatkan sebagai brand nomor 1 di negeri ini. Untuk lebih mengenalkan produknya ke masyarakat, maka website ini hadir. Website ini beralamatkan http://www.djarum-super.com.

Dilihat dari fungsi yang ada, website ini memilki fungsi komunikasi, fungsi informasi, fungsi entertainment. Fungsi komunikasi terlihat dari adanya fasilitas chat, fungsi informasi terlihat dari adanya berita – berita dan fungsi entertainment terlihat dari adanya hiburan didalam website ini.

Logo

Di bawah ini adalah gambar halaman utama dari website djarum-super.com. Halaman ditampilkan secara keseluruhan dengan menghilangkan scroll yang ada.

Gambar 1. Halaman Utama djarum-super.com

Button menu

Pulldown menu

Content

Header dalam bentuk animasi flash

Login

Gambar  1. Halaman Utama djarum-super.com

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Analisis terhadap web Djarum-Super dilakukan dengan menerapkan  web usability berdasarkan pada buku Prioritizing Web Usability karangan Jakob Nielsen .

Buku lain yang digunakan yakni Web Bloopers: 60 Common Web Design Mistakes and How to Avoid Them karangan Jeff Johnson. Dalam buku tersebutdiberikan contoh – contoh kesalahan dalam website yang sering terjadi dan memberikan solusi untuk menangani kasus – kasus tersebut.

3.2 Halaman Pembuka    

Sebelum masuk kedalam menu utama pada websitedjarum, akan ditampilkan sebuah halaman pembukaberbasis flash.  Dalam halaman pembuka tersebut terdapat pilihan (navigasi) untuk masuk kedalam situs. Permasalahan yang dijumpai :

  1. Halaman berbasis flash umumnya memberatkan pengguna untuk masuk kedalamnya.

         Gambar  2. Halaman Pembuka

Untuk masuk kedalam home page pengunjung harus mengklik No Clue, penggunaan tulisan No Clue dirasakan kurang tepat, hal ini justru akan membingungkan pengunjung apalagi bila baru pertama kali mengunjungi situs ini (user experience).

  1. Dari pilihan – pilihan yang ada tidak ada satupun pilihan yang akan membawa masuk kedalam menu mengenai Produk Djarum Super tersebut, hal ini memberikan kesan website ini lebih cenderung menampilkan hal – hal diluar produk yang dihasilkan.
  2. Ketika kursor mouse mengarah kesalah satu pilihan, tidak terjadi perubahan pada pilihan tersebut (hover).

Solusi untuk permasalahan diatas yaitu :

  1. Perlu dipertimbangkan lagi mengenai menu pembuka yang berbasis flash.
  2. Mengganti tulisan  No Clue dengan Home Page/Home, agar tidak membingungkan pengunjung, dan sebaiknya posisinya terletak pada bagian atas (ditukar dengan Super Soccer).
  3. Memberikan pilihan untuk mengakses menu mengenai Djarum Super (produk).
  4. Sebaiknya dibuat berubah warna atau animasi sehingga pengunjung bisa mengetahui kalau pilihan itu bisa di klik.

3.3  Logo

                Logo merupakan salah satu unsur penting dalam website karena memberi tahukan kepada pengunjung tentang web yang sedang dikunjungi. Pada website ini logo telah diberikan dengan jelas.

Permasalahan yang dijumpai pada logo di website ini :

  1. Logo sudah berada pada bagian kiri atas namun logo tersebut berada dalam animasi flash dimana sebelum animasi berbasis flash tersebut berhenti, logo tidak kelihatan (Gambar 1).
  2. Logo tidak menjadi link ke home.

Solusi untuk permasalahan diatas adalah :

  1. Logo sebaiknya berada diluar animasi flash sehingga bisa terus kelihatan(dalam bentuk file image), atau jika tetap berada didalam animasi flash logo sebaiknya terus terlihat selama animasi flash tersebut berjalan dengan tetap memperhatikan posisi peletakkan logo tersebut (kiri atas).
  2. Logo sebaiknya dibuat menjadi link ke homepage.

3.4  Animasi berbasis flash

                Setiap halaman menu pada website ini terdapat animasi flash pada bagian atas yang dirasakan cukup besar ukurannya. Sebaiknya ukuran tersebut diperkecil untuk menghindari penggunaan scrolling secara vertikal secaraapabila isi (content) pada menu yang sedang dikunjungi banyak dan juga mengurangi penggunaan bandwidth untuk mengakses website ini.

3.5 Bahasa, pemilihan dan warna font

Derajat kemudahan suatu paragraf dapat dimengerti dipengaruhi oleh seberapa kompleks kata dan kalimat yang membentuknya,hal ini disebut readability(Wilbert O.Galitz).

Bahasa yang digunakan dalam suatu situs web sebaiknya menggunakan bahasa baku ataupun bahasa yang sudah biasa digunakan pengguna komputer atau bahasa yang sudah familiar di dunia website. Prinsip utama dalam menentukan font dan warna dalam satu halaman web adalah berupaya untuk membatasi font-style dan warna yang digunakan. Font-style sebaiknya digunakan secara menyatu dan efektif serta mampu menggambarkan hirarki yang ada pada halaman web. Pembedaan font dan attribut font biasanya dapat membantu pengguna untuk membedakan tingkat kepentingan sebuah heading dan informasi. Jumlah typefaces maksimal dalam satu halaman web yang dianjurkan adalah tiga typeface. Sejalan dengan penggunaan font, penggunaan warna juga sebaiknya tidak terlalu beraneka ragam dalam satu halaman web. Jumlah jenis warna maksimal dalam satu halaman web yang dianjurkan adalah empat warna.

Dari sisi text dan penggunaannya, masih ada yang harus di evaluasi, diantaranya :

  • Pemakaian Bahasa yang bercampur antara Bahasa Indonesia dengan Bahasa Inggris. Ada menu yang berbahasa Indonesia dan ada juga yang berbahasa Inggris.
  • Jenis font yang digunakan pada pulldown menu terkesan asal – asalan.
  • Semua teks pada menu ditulis dengan menggunakan huruf kapital. Menurut J. Nielsen sebuah teks yang semua hurufnya merupakan huruf kapital akan mengurangi kecepatan pengguna dalam membaca sekitar 10%. Penggunaan huruf kapital untuk semua teks juga terkesan kekanak-kanakan, amatir, atau tidak profesional. Cara ini sebaiknya hanya digunakan pada heading atau judul yang pendek atau untuk shouting. Akan tetapi, pengembang kurang memperhatikan faktor web usabilitynya.

Solusi untuk permasalahan diatas adalah :

  • Akan lebih baik jika menggunakan bahasa Indonesia saja ataupun bahasa inggris saja. Membuat website dalam dua versi yang yakni : dengan menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
  • Mengganti jenis font dengan yang lebih baik namun tidak menghilangkan kesan stylist.
  • Menghindari penulisan sebuah teks yang semuanya terdiri dari huruf kapital.

 

3.6 Sistem menu dan navigasi

Sistem menu dan navigasi merupakan hal terpenting dalam suatu situs website, karena merupakan arah untuk pengunjung mengeksplorasi segala isi yang terdapat dalam website tersebut.

Gambar  3. Pulldown Menu

Kemudahan bernavigasi dalam situs web merupakan sebuah tantangan tersendiri dalam merancang user interfaceagar membuat pengunjung senyaman mugkin dalam memakainya. Navigasi membantu pengunjung untuk menemukan jalan yang mudah ketika menjelajahi situs web, memberitahu mereka dimana berada dan kemana mereka dapat pergi.

Pada website ini, menu dibuat dengan berbagai jenis (Gambar 1) :

  1. Menu berbentuk button pada bagian atas.
  2. Menu yang pulldown yang terletak pada bagian kiri halaman website (Gambar 3).
  3. Navigasi lain yang berbentuk link

Ada beberapa hal yang mungkin dirasa kurang dari menu yang dimiliki website ini, diantaranya :

  1. Pada bagian pulldown menu, ketika cursor mouse diarahkan kesana (hover), warna menu yang dihover tidak mengalam perubahan, hal ini tentunya akan membingungkan pengunjung apakah bisa di klik atau tidak.
  2. Ketika menu di hover akan langsung menampilkan turunannya kebawah dan ketika cursor mouse pindah ke menu lain maka menu yang tadi dipilih akan tertutup lagi dan muncul menu baru yang sedang kita hover, permasalahan yang muncul sering kali respon yang timbul pada saat menghover menu yang diinginkan agak lambat bahkan tidak muncul sama sekali sehingga pengunjung harus mengarahkan kembali cursor mouse ke menu yang ingin dipilih.
  3. Warna pada menu yang dipilih kurang terang sehingga bisa membingungkan pengunjung sedang berada pada menu yang mana.
  4. Pulldown menu bisa ditutup dengan cara mengklik pada bagian luar pulldownmenu.

Rekomendasi perbaikan dari hal tersebut adalah :

  1. Sudah konvensi umum bahwa sebuah link/menu berubah warna saat dihover, oleh karena itu sebaiknya dibuat perubahan warna pada saat menu dihover sehingga user mengetahui bahwa menu tersebut sedang dihover.
  2. Menu pulldown memang memiliki beberapa keuntungan yaitu hemat tempat ketika tidak dikunjungi dan lebih efektif ketika dilakukan pengelompokan, tetapi sebaiknya menghilangkan adanya menu yang turun/ efek jatuh setelah lepas di hover, karena akan mengganggu user yang ingin membuka menu dengan cepat. Membuat pulldown menu yang lebih responsive.
  3. Memberikan warna yang jauh lebih terang dari warna sebelumnya (merah kehitaman), karena sulit membedakan antara warna menu yang terpilih dengan yang tidak terpilih.

 

 

3.7 Breadcrumb

Breadcrumb digunakan untuk menginformasikan kepada pengguna mengenai posisi mereka saat ini. Dengan menggunakan breadcrumb, pengguna juga dapat menelusuri path yang telah dilaluinya sampai berada di posisi saat ini sehingga pengguna  dengan mudah dapat kembali ke halaman sebelumnya. Pada web ini tidak terdapat breadcrumb. Breadcrumb memang kurang dibutuhkan pada web ini karena setiap page rata-rata hanya memiliki jarak path satu sampai dua klik dari halaman utama dan setiap halaman yang dikunjungi telah terdapat judul sehingga pengunjung tau dimana keberadaannya sekarang dalam website ini.

 

3.8 Link

Pada website ini terdapat beberapa kekurangan dalam pemakaian link, yakni :

  1. Pewarnaan link tidak mengikuti warna standar sebuah link, sehingga link yang sudah dikunjungi (diklik) tidak mengalami perubahan.

Gambar  4. link

Sulit membedakan mana yang merupakan link atau bukan karena memilki bentuk yang sama dan tidak terjadi perubahan apa – apa ketika di hover (Gambar 4 dan 5).

Gambar 5. Bukan link

Penempatan garis bawah yang salah, pada saat itu posisi pengunjung sedang berada pada page1 (Gambar 6).

  1. Terdapat link yang bertuliskan click here (Gambar 2)

Perbaikan yang dapat dilakukan untuk mengatasi kekurangan di atas adalah :

  1. Sebaiknya menggunakan standar perwarnaan link yang sudah umum digunakan.
  2. Memberikan bentuk yang berbeda agar tidak membingungkan pengunjung.

Gambar 6. Paging 1

Garis bawah seharusnya berada dibawah angka 2, yang menunjukkan bahwa merupakan link untuk pageselanjutnya.

  1. Sebaiknya dibuat kelihatan seperti link, tidak perlu menggunakan kata click here karena terkesan amatir.

 

3.9 Gambar

Gambar dalam website berperan penting dalam keindahan website tersebut, jika suatu website hanya memiliki teks tanpa gambar dan ikon, tentunya akan sangat membosankan untuk dilihat dan juga kemungkinan untuk dijauhi pengunjung. Selain itu, gambar dapat digunakan sebagai presentasi suatu produk sehingga pengunjung akan lebih cepat dalam pencarian apa yang mereka inginkan.

Permasalahan yang dijumpai :

  1. Pada setiap Halaman, terdapat content Album Foto. Hal ini dirasakan akan memperlambat pembukaan halaman karena disertai dengan animasi flash saat di hover.
  2. Pada content Album Foto, apabila telah sampai pada gambar terakhir, tidak ada penanda yang menyatakan bawha foto tersebut merupakan foto terakhir.
  3. Ada sebagian gambar/foto yang merupakan gambar dari suatu artikel/tulisan yang jika diklik akan masuk kedalam halaman tertentu, namun ada juga yang tidak.

Solusi untuk permasalahan diatas adalah :

  1. Sebaiknya dibuat suatu halaman khusus untuk menampung foto – foto yang ada.
  2. Diberikan tanda agar pengunjung mengetahui bahwa itu merupakan foto terakhir.
  3. Sebaiknya gambar/foto yang menuju sebuah artikel dibuat link menuju artikel tersebut.

 

3.10 Outdated Content

Gambar  7. Konten yang tidak diupdate

Analisis pertama terhadap www.djarum-super.com dilakukan pada tanggal 6 Juni 2008 untuk menganalisis apakah web tersebut tergolong kepada web suck atau tidak. Sampai terakhir penulis menganalisis kembali website(14 Juni 2008)ini konten-konten terserbut tidak pernah diupdate (Gambar 8). Pengunjung biasanya menginginkan informasi yang uptodate. Sebaiknya, konten-konten diupdatesecara periodik, sebab setiap hari selalu ada informasi baru yang menarik untuk ditampilkan.

 

3.11 Tampilan website kurang konsisten

    Penting sekali sebuah website untuk tetap mempertahankan layout atau tampilan. Hal ini tentu saja untuk memudahkan pengunjung website agar tidak bingung ketika memasuki halaman yang masih dalam satu website. Terkadang pengunjung akan kebingungan jika halaman website berubah-ubah tampilannya di setiap halaman, pengunjung bisa saja merasa salah memasuki halaman tersebut.

Secara umum layout web ini dapat dikatakan tidak konsisten untuk setiap halaman, seperti terlihat pada Gambar 8. Pada setiap halaman, bagian atas terdapat header berupa animasi berbasis flash berupa dan pilihan menu-menu utama. Begitu pula dengan menu-menu yang terletak pada bagian sebelah kiri dan footer. Tiga bagian ini selalu berubah – ubah. Begitu pula jika dilihat dari segi pewarnaan, maka web ini dapat dikatakan jauh sekali dari kata konsisten. Warna latar belakang selalu berubah untuk setiap halaman begitu juga dengan animasi berbasis flash yang berubah setiap sesuai dengan menu yang dipilih. Sebaikya dibuat tidak berubah – ubah agar tetap menjaga kenkonsistenan Sebaiknya setiap halaman web didesain dengan memperhatikan prinsip-prinsip kekonsistenan, mulai dari layout, menu, tombol, icon, pewarnaan, maupun jenis tulisan yang digunakan.

Gambar  8. Tampilan menu selalu berubah

3.12 Searching

Searching merupakan salah satu fitur yang harus ada pada sebuah website. Fitur searching akan memudahkan pengguna untuk menemukan informasi tertentu yang ada di web dengan mudah dan cepat. Pengguna hanya memasukkan beberapa kata sebagai kata kunci dan sistem web akan menampilkan halaman hasil yang sesuai dengan kata kunci. Penggunaan fitur ini tentu lebih menghemat waktu pengguna daripada harus browsing ke semua halaman web untuk mendapatkan informasi tertentu. Search control dibuat sebaik mungkin agar tidak membingungkan pengunjung dengan tetap mempertahankan :

  1. Kesederhanaan (simple).
  2. Menggunakan bahasa yang mudah dimengerti (bahasa yang umum digunakan).
  3. Fokus pencarian pada isi website.

Cara tercepat untuk melakukan pencarian adalah membuat search box yang simple dan tidak ada pilihan. Website Djarum telah mengikuti cara diatas namun masih ada kekurangan , antara lain :

  1. Search box terlalu pendek karena panjangnya hanya sekitar 12 karakter. Hal ini akan terasa kurang jika kueri yang dimasukkan oleh pengguna cukup panjang.
  1. Tidak menampilkan kembali kata yang dicari pada halaman hasil pencarian.
  2. Tidak menampilkan berapa banyak hits yang ditemukan.
  3. Hasil Pencarian yang terlalu panjang dan tidak dikelompokkan, dan masih terdapat kesalahan dalam pencarian.
  4. Hasil Pencarian tidak diurutkan berdasarkan tanggal pembuatan.
  1. Hasil dari pencarian dirasa kurang tepat dan kurang sesuai dengan yang diinginkan.

Perbaikan yang dapat dilakukan untuk mengatasi kekurangan di atas adalah :

  1. Rata-rata search box pada web saat ini adalah sekitar 18 karakter. Sangat disarankan panjang search box adalah 27 karakter karena telah memenuhi 90% dari kueri pengguna.
  1. Menampilkan kembali kata yang dicari pada halaman hasil pencarian.
  2. Menampilkan berapa banyak hasil pencarian sesuai dengan kata yang dicari.
  3. Mengelompokkan hasil pencarian apabila hasil pencarian yang didapat banyak, misalnya menjadi 10 hasil pencarian perhalaman dan memperbaiki kesalahan yang ada (paging).
  4. Mengurutkan hasil pencarian berdasarkan tanggal agar hasil pencarian yang ditampilkan bersifat up to date.
  1. Gambar  9. Hasil pencarian

    fungsi search agar dimaksimalkan lagi.

3.13 Penggunaan white space

White space adalah bagian halaman web yang tidak memiliki teks atau ilustrasi apapun. White space sangat penting dalam perancangan halaman web karena memudahkan pengguna untuk memproses informasi dengan baik. Sebuah web yang memiliki sedikit white space akan menyulitkan pengguna untuk mengidentifikasi informasi yang penting. Sebaliknya, penggunaan white space yang terlalu banyak juga kurang bagus karena halaman web akan terkesan kosong. Pengembang web harus menyeimbangkan proporsi white space dengan konten yang ada, artinya white space jangan terlalu sedikit tetapi juga tidak terlalu banyak sehingga pengelompokan informasi dapat dilakukan dengan baik.

Pada website ini, pengembang terdapat banyak white space, karena pulldown menu dibuat tidak sepanjang konten yang ditampilkan sehingga terdapat banyak ruang kosong pada halaman website apabila konten yang ditampilkan cukup panjang dan menu pulldown disembunyikan. Hal ini menimbulkan kesan kosong. Space yang kosong ini sebaiknya digunakan pengembang web untuk menampilkan informasi lain.

3.14 Menu login, form login

Terdapat sebuah fungsi login yang terletak pada bagian atas (Gambar 1). Dengan melakukan registrasi terdapat keuntungan seperti membuat topic pada menu chat forum, dan melakukan submit foto. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan diperbaiki dalam menu ini, antara lain :

  1. Tombol password hint pada menu login sama sekali tidak berfungsi, karena pada saat melakukan registrasi sama sekali tidak ada pengisian untuk password hint. Tombol password hint disini apabila diklik hanya akan membawa pengunjung ke menu soccer.
  2. Cursor mouse tidak otomatis berada pada field pertama form.
  3. Pada form login terdapat beberapa kesalahan (gambar ), pada field email bisa dimasukkan kata apapun walaupun bukan merupakan sebuah alamat email yang valid (contoh : a@a.com), website Djarum tidak melakukan pengecekan alamat email terlebih dahulu.
  4. Apabila inputan yang diberikan pada field password dan field retype password tidak cocok serta pada field email data yang diinputkan juga tidak  bagi website ini (tidak ada ‘@’), maka yang keluar hanya pemberitahuan tentang kesalahan dalam pengisian alamat email.
  5. Tempat dropdown menu khususnya untuk tanggal terlalu kecil, sehingga digit kedua dari tanggal tidak kelihatan dengan baik.
  6. Default value untuk field lokasi adalah Luar Indonesia sedangkan default field untuk ponsel adalah +62(kode Indonesia).
  7. Ukuran dropdowmenu untuk Lokasi terlal kecil sehingga tidak bisa terbaca dengan baik.
  8. Pada field lokasi terdapat pengulangan untuk pemilihan lokasi yang diinginkan yakni value provinsi yang sama sekali tidak bisa dipilih.
  9. Field Minat disini membuat pengunjung bingung, Minat terhadap apa?
  10. Tidak ada field untuk verifikasi.
  11. Pada form terdapat tombol batal yang fungsinya untuk mereset semua field yang telah terisi

Solusi untuk permasalahan diatas adalah :

  1. Sebaiknya tombol password hint dihilangkan karena tidak berfungsi sebagaimana mestinya malah akan membingungkan user.
  1. Cursor sebaiknya secara otomatis berada pada field pertama yang ada pada form. Hal ini akan membuat pengguna mendapatkan sedikit kemudahan dibandingkan harus mengklik terlebih dahulu menggunakan mouse.
  1.  Melakukan pengecekan valid atau tidakkah sebuah alamat email dengan mengirimkan sebuah email konfirmasike alamat email yang diisikan.
  2. Memperbaiki sistem pengecekan dengan memberitahukan kepada pengunjung kesalahan apa saja yang terjadi.
  3. Memperlebar ukuran dropdown menu untuk tanggal agar semua angka terlihat.
  4. Mengganti default value “Luar Indonesia”dengan kata seperti “pilihlah salah satu”.
  5. Memperlebar ukuran dropdown menu agar semua value pada lokasi terbaca.
  6. Menghapus value yang tidak perlu.
  7. Membatasi pilihan minta, misalnya dengan menggunakan dropdown menu.
  8. Menabahkan field untuk verifikasi.
  9. Jangan pernah menggunakan tombol reset. Tombol reset akan merugikan pengguna jika tiba-tiba pengguna tidak sengaja mengklik tombol tersebut, maka semua data yang telah diisinya akan hilang.

3.15 Screen resolution

Salah satu hal penting yang harus diperhatikan oleh pengembang web adalah mengenai lebar (width) halaman web. Statistik menunjukkan bahwa kebanyakan komputer pengguna saat ini memiliki resolusi 800 x 600 atau 1024 x 768 piksel. Kecenderungan saat ini menunjukkan bahwa resolusi 1024 x 768 piksel akan menjadi resolusi yang paling kecil di masa mendatang. Jika lebar dari halaman web melebihi resolusi komputer pengguna, maka ketika pengguna mengakses halaman web, pengguna harus melakukan scrolling ke samping untuk melihat seluruh konten. Hal ini tentu saja kurang bagus karena pengguna membutuhkan usaha yang lebih untuk mendapatkan informasi dari web. Bisa-bisa, bukannya tetap mencoba scrolling ke samping, tetapi pengguna malah memilih untuk meninggalkan web. Kalau sudah begini, perusahaan juga yang menanggung kerugiannya.

Sebagian pengembang menyiasati masalah ini dengan membuat lebar halaman web sesuai dengan ukuran terkecil resolusi monitor saat ini yaitu 800 piksel atau lebih kecil dari itu. Harapannya adalah agar semua komputer pengguna dapat menampilkan halaman web tanpa harus scrolling ke samping. Akan tetapi, dengan lebar halaman yang hanya 800 piksel tentu tidak banyak informasi yang dapat disampaikan. Selain itu, akan mubazir jika komputer pengguna yang mengakses web memiliki resolusi tinggi (lebih besar dari 800 x 600 piksel) karena halaman web yang ditampilkan tetap dengan lebar 800 piksel. Cara lainnya yang digunakan pengembang adalah dengan menggunakan ukuran yang dinamis. Lebar halaman web didefenisikan dengan menggunakan ukuran persentase. Misalnya, jika lebar halaman didefenikan 90% maka ketika dibuka pada komputer dengan resolusi berapapun, maka lebar halamannya akan memenuhi 90% dari lebar layar. Cara ini tentu lebih baik karena tidak bergantung kepada resolusi komputer pengguna. Selain itu, penyampaian informasi pada halaman web juga menjadi lebih efektif karena jika resolusi komputer pengguna tinggi, maka informasi yang akan ditampilkan juga lebih banyak. Jika komputer pengguna memiliki resolusi rendah, maka informasi pada halaman web tetap tersaji dengan baik karena tidak ada scrolling ke samping.

Pengembangan web Djarum Super Utama menggunakan cara yang pertama yaitu dengan menggunakan ukuran resolusi terkecil yakni 800 x 600 piksel.

 

3.16 Text image

Text image biasanya digunakan oleh pengembang web untuk membuat tombol. Text image biasanya juga digunakan untuk membuat fontfont yang tidak standar di web browser sehingga hal-hal yang berkenaan dengan browser compatibility dapat diatasi. Walaupun penggunaan text image dapat mengatasi masalah browser compatibility, penggunaan text image menimbulkan beberapa masalah, antara lain :

  • File gambar dapat menyebabkan pembengkakan ukuran file. Sebagian besar pengguna web di dunia masih menggunakan koneksi dial-up dan tidak sabar jika loading dari web yang dibuka sangat lambat. Hal ini menyebabkan pengguna akan meninggalkan web sebelum loadingnya selesai.
  • Teks berbasis gambar tidak dapat diakses dengan menggunakan fitur searching.
  • Teks berbasis gambar tidak dapat dipilih sehingga pengguna tidak mungkin melakukan copy and paste.
  • Teks berbasis gambar tidak dapat diubah ukurannya, padahal sebagian pengguna melakukan perubahan ukuran pada browsernya agar lebih mudah membaca informasi yang ada di web.
  • Screen reader tidak dapat membaca teks yang berbasis teks.
  • Informasi yang ditampilkan dengan menggunakan teks berbasis gambar tidak akan muncul jika pengguna mematikan pilihan load image pada browsernya. Sebagian pengguna mematikan pilihan load image karena alasan koneksi. Jika image tidak diload maka halaman web akan ditampilkan lebih cepat dan bandwidth yang digunakan akan jauh lebih hemat; terutama untuk pengguna yang mengakses web dengan koneksi yang mengharuskannya membayar per- kb terhadap bandwidth yang digunakannya.

Pengembang web Djarum Super cukup banyak menggunakan text image. Boleh dikakatakan website ini merupakan website yang penuh dengan image. Jadi, misalkan pengguna mematikan fungsi load image pada browsernya, pengguna hanya akan dapat mengakses link – link yang tidak dibuat dengan menggunakan text image. Ketika fungsi load image dimatikan, maka pengguna tidak akan melihat header pada menu bagian atas karena dibuat dengan menggunakan text image, namun pengguna tetap bisa mengakses dropdown menu pada sisi kiri namun yang tertinggal hanya text. Seluruh situs tampak mati karena yang tertinggal hanya text dan warna background saja.

 

3.17 Penempatan menu utama

Urutan fokus mata pengguna dalam mengamati sesuatu dimulai dari bagian atas, kiri, kanan, dan terakhir adalah bagian bawah. Merujuk pada fakta ini, maka penempatan informasi paling penting yaitu menu, sebaiknya diletakkan pada bagian atas karena menu merupakan ide pokok yang mengetengahkan informasi utama yang dimiliki oleh sebuah web. Peletakan menu utama pada web Djarum Super dapat dikatakan cukup baik karena diletakkan pada bagian kiri. Dengan demikian, ketika pengguna menggunakan web maka pengguna bisa langsung mengetahui konten apa saja yang ditawarkan oleh web.

 

 

3.18 Scrolling

Gambar 10. Double scroll

Pengguna web kebanyakan malas untuk melakukan scrolling dan kalaupun mereka melakukan scrolling, maka mereka hanya melakukannya sedikit saja (satu atau dua kali scrolling). Pada website ini masih terdapat halaman yang perlu melakukan banyak scrolling (Gambar 12), dan ada halaman yang ter dapat double scrolling. Sebaiknya hal – hal sepeti ini perlu diperhatikan dan agar membuat pengunjung merasa nyaman selama mengunjungi website.

3.19 Hal – hal lain yang perlu diperhatikan :

3.19.1 paging yang terlalu banyak

Paging merupakan alternatif untuk meminimalisir.Pada website ini terdapat artikel yang menggunakan paging yang banyak seperti pada gambar 11, hal ini dirasakan cukup baik untuk mengurangi penggunaan scroll, namun masih terdapat masalah yakni, ukuran banyak text tiap paging (secara vertikal) tidak sama, hal ini membuat pengunjung selalu memindahkan posisi mouse untuk membaca halaman selanjutnya. Sebaiknya dibuat sama tiap halaman agar tidak perlu memindahkan mouse untuk membaca halam berikutnya.

3.19.2 Merchandise

Dalam website ini terdapat merchandise untuk dijual, namun tidak ada spesifikasi produk, harga produk, dan kemana harus membeli. Sebaiknya pengembang perlu menampilkan spesifikasi barang, harga, serta kemana pengunjuhg harus menghubunig jika harus membeli.

Gambar 11. Paging 2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB IV

PENUTUP

  1. Kesimpulan

Web Usability,User experience  dan User Interface merupakan hal – hal penting dalam membangun sebuah website, ketiga hal inilah yang akan menentukan apakah web yang dibuat telah efektif dan efisien dalam penyampaian tujuan yang diharapkan. Web merupakan salah satu media perusahaan untuk mempromosikan perusahaannya. Secara sekilas, website ini lebih cenderung entertainmentnya dibanding tentang produknya sendiri.

Pada pengembangan website Djarum Super yang beralamatkan di http://www.djarum-super.com, masih terdapat banyak kekurangan diantaranya : Tidak konsisten dalam tampilan, terlalu banyak menggunakan text image, tidak ada breadcrumb, link yang tidak dibedakan, hingga content yang tidak pernah di update dan segala hal yang telah dibahas pada bab pembahasan. Kekurangan-kekurangan ini membuat web terlihat kurang profesional. Kondisi ini dapat membuat kepercayaan pengguna/pelanggan terhadap perusahaan berkurang.

  1. Saran

Diharapkan dengan hasil analisis web ini dapat menjadikan masukan bagi pengembang website

Djarum Super agar bisa membuat website ini lebih baik. Kekurangan-kekurangan yang masih ditemui, sebaiknya segera diperbaiki agar web dapat terlihat profesional. Dengan demikian, kepercayaan pengguna/pelanggan terhadap perusahaan akan meningkat.

tugas-analisis-web-Seprian Fairnanto

Silakan Download  => tugas-analisis-web-Seprian Fairnanto

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: