RSS

Visualisasi Data Spasial Melalui Web

07 Jun

Penggunaan data spasial dirasakan semakin diperlukan untuk berbagai keperluan seperti penelitian, pengembangan dan perencanaan wilayah, dan manajemen sumberdaya alam. Pengguna data spasial merasakan minimnya informasi mengenai keberadaan dan ketersediaan data spasial yang dibutuhkan. Penyebaran (diseminasi) data spasial yang selama ini dilakukan dengan menggunakan media yang telah ada yang meliputi media cetak (peta), cd-rom, dan media penyimpanan lainnya dirasakan kurang mencukupi kebutuhan pengguna. Pengguna diharuskan datang dan melihat langsung data tersebut pada tempatnya (data provider). Hal ini mengurangi mobilitas dan kecepatan dalam memperoleh informasi mengenai data tersebut.

Perkembangan media internet yang semakin pesat memungkinkan penyedia jasa informasi spasial dapat menggunakan media ini untuk penyebarluasan informasi data spasial. Dengan menggunakan media internet (website) pengguna dapat langsung mencari dan melihat informasi data spasial yang dibutuhkan tanpa harus mendatangi tempat penyedia jasa tersebut. Pengguna dapat melakukan pencarian data spasial berdasarkan informasi metadata yaitu informasi mengenai data tersebut yang meliputi akurasi, sejarah data, kelengkapan data, kualitas data dan lain sebagainya. Dengan informasi tersebut pengguna dapat langsung menentukan apakah data tersebut sesuai dengan kebutuhan dan kriteria yang diinginkan.

Penggunaan OGC Standar dan Open Source

Aplikasi untuk mendukung pemetaan online (web-mapping) tersedia cukup banyak baik yang komersial maupun yang sumber terbuka (open source). Sistem visualisasi peta dikembangkan menggunakan standar OGC (Open Geospatial Consortium). Standar OGC yang digunakan adalah Web Map Service (WMS) dan Web Feature Service(WFS). Data geo-spatial telah disimpan dan dikelola dalam basis data menggunakan aplikasi basis data Oracle atau PostGIS.

Data geo-spatial tersebut ditambahkan layanan menggunakan standar OGC yaitu WMS dan WFS. Layanan WMS dan WFS memungkinkan pengguna dapat mengakses data baik melalui aplikasi desktop maupun aplikasi berbasis web. Sistem visualisasi merupakan tampilan antar muka berbasis web yang menyajikan data geo-spatial secara kartografis.

Sistem Visualisasi Peta memiliki arsitektur 3 tier (three tier architecture) yang terdiri dari:

  1. Datastores yaitu penyimpanan basis data geo-spatial. Aplikasi manajemen basisdata yang dapat digunakan adalah Oracle atau PostGIS.
  2. GeoServer, merupakan layanan web sesuai standar OGC yaitu WMS dan WFS. Aplikasi layanan web yang dapat digunakan adalah GeoServer.
  3. WebServer, merupakan layanan web dan tampilan antar muka sistem visualisasi peta RBI. Aplikasi yang digunakan adalah Apache Web Server yang mendukung PHP dan MapServer/MapScript.

    vis-peta

  4. Geo
 
Leave a comment

Posted by on June 7, 2013 in Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: